Sabtu, 06 Januari 2018

Harga ke sholihan orangtua

*🍂Harga Sebuah Kesholihan Orang Tua🍂*

🍃Adalah surat al-Kahfi ayat 82 yang dapat menginspirasi lahirnya tema di atas. Mari kita simak baik-baik firman Allah ta'ala tersebut.

وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِي....

🌿“Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, Maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri...". (QS. Al-Kahfi: 82)

🍁Ibnu Katsir rahimahullah ta'ala berkata,

"Dalam ayat ini terdapat dalil bahwa seseorang yang sholih akan dijaga anak keturunannya. Dan keberkahan ibadahnya dapat dirasakan oleh anak keturunannya di dunia dan akhirat berupa syafaatnya untuk mereka dan ditinggikannya derajat mereka ke tingkatan yang paling tinggi di surga sehingga orang tuanya merasa tenang dengan keberadaan mereka. Hal ini sebagaimana yang dinyatakan di dalam dalam al-Qur’an dan Hadits Rasul". (Shahih Tafsir Ibnu Katsir V/582)

🌾Sa'id bin Jubair berkata dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma, "Keturunannya tetap terjaga dan terpelihara berkat kesholihan kedua orang tuanya..." (Shahih Tafsir Ibnu Katsir V/582)

🌱Oleh karena itu sahabat, bertekadlah untuk menjadi orang tua yang sholeh jika kita  benar-benar mencintai mencintai anak-anak kita, jika kita benar-benar menghendaki kebaikan buat mereka, jika kita benar-benar menginginkan penjagaan untuk mereka walaupun kita sudah tiada.

🌴Ya Allah, jadikanlah kami dan keturunan-keturuanan kami termasuk orang-orang yang sholih

🌿Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar